Pagi itu duduk seorang laki – laki berbadan kurus, rambut dan jenggotnya yang panjang telah memutih memberi tanda bahwa dia telah berumur, di atas pohon yang telah lama tumbang ia duduk, jauh pandangannya menatap hamparan air yang luas dibatasi beberapa bukit yang masih hijau. Dengan tongkat kayunya ia menunjuk di suatu tempat sambil berkata” di sana dulu banyak ikan dan udang galahnya ” , ” disanalah tempat handalan saya mencari makan ( Ikan ) ” tapi sejak tahun 1900an semua jadi susah air mengeruh dan ikan susah diperoleh.

begitulah cerita seorang lelaki tua yang menceritakan masa mudanya bahwa danau sarantangan dulunya merupakan danau yang indah dan banyak menghasilkan tangkapan ikan dan udang. tapi sekarang, untuk mandi saja susah dan apabila ingin di komsumsi air harus disaring dulu.
Danau Serantangan di Kecamatan Singkawang Selatan, danau yang memiliki luas mencapai 400 hektare, sudah dicemari oleh limbah dari kegiatan penambangan emas tanpa izin di sekitar kawasan tersebut. Lokasi danau yang berada di daerah Sagatani, 20 km dari Kota Singkawang mengkhawatirkan. Karena air danau sudah berganti warna dari coklat jernih menjadi coklat keruh, Menurut warga setempat, kekeruhan air mulai terjadi sekitar tahun 1992-1993. Ketika itu aktifitas penambangan emas semakin meningkat di danau dan sungai sekitar banyak penambangan emas baik dilakukan warga setempat maupun pendatang.
Seorang bapak yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi perahu tempel, mengatakan akibat penambangan itu pula, danau yang memiliki kedalaman 4 meter menjadi berkurang hanya sekitar 2 meter saja. Selain itu, air danau pun menjadi keruh dan ikan-ikan yang semula banyak ditemukan di danau menjadi berkurang.
Selain itu, menurut ia, pada tahun 2003, pemerintah Kota Singkawang melakukan pengerukan sungai baru. Sedangkan sungai yang lama sudah mendangkal akibat sedimentasi. Saat pengerukan, ditemukan tumpukan pasir yang diduga akibat penambangan batu di bukit-bukit sekitar kawasan tersebut.
Selain danau Serantangan, di kawasan tersebut juga terdapat danau Kacamata. Namun jalan untuk menuju danau itu nyaris tertutup tumbuhan air akibat pendangkalan.
Danau Serantangan yang merupakan salah satu asset wisata dan potensi perikanan bagi Kota Singkawang, kini tercemar limbah Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI). Dibutuhkan penanganan serius dari Pemprov Kalbar bekerja sama dengan Pemkot Singkawang agar kerusakan asset ini tak semakin parah.
keadaan lokasi....sekarang ( 2009 )







Maaf minta ijin ya, mengcopy foto-foto danau serantangan. Untuk keperluan ppribadi saja. Trimakasih.